SEMOGA ANDA MENYUKAI

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

SEMOGA ANDA MENYUKAI

Selasa, 20 September 2016

Badak Hitam

Badak Hitam 
Badak hitam afrika. Foto: Wikimedia common
Badak hitam afrika. Foto: Wikimedia common
Selama masa kolonial, badak hitam (Diceros bicornis) dibunuh hampir setiap hari untuk karena culanya yang bernilai tinggi di pasar gelap, atau diambil dagingnya untuk dikonsumsi, atau sekedar untuk olahraga. Spesies ini adalah salah satu kelompok mamalia tertua di dunia dan dianggap sebagai atraksi pariwisata terpenting di banyak negara Afrika.
Sayangnya, upaya konservasi yang gencar dilakukan menghadapi kendala yakni perubahan habitat dan peningkatan perburuan yang disebabkan masih tingginya tingkat kemiskinan masyarakat setempat yang diikuti dengan meningkatnya permintaan pasar gelap untuk cula badak dari Asia. Diperkirakan hanya 4.848 individu yang tersisa di seluruh dunia.

Lemur Bambu Besar

Lemur Bambu Besar 
Lemur bambu besar. Foto: Wikimedia common
Lemur bambu besar. Foto: Wikimedia common
Ditemukan di bagian tenggara Madagascar, lemur bambu besar (Prolemur simus) adalah spesies lemur paling langka yang ditemukan di Madagascar. Populasinya kurang dari 60 individu di alam liar dan tidak lebih dari 150 individu di pusat-pusat penangkaran.
Perubahan iklim, pembalakan liar, perburuan dan berkurangnya bambu secara drastis telah membuat satwa langka ini kemungkinan tidak bertahan lebih lama lagi di alam liar.

Gorilla Gunung

Gorilla Gunung
Gorilla gunung. Foto: Brent Stirton/AFP/Getty Images)
Gorilla gunung. Foto: Brent Stirton/AFP/Getty Images
Gorilla gunung (Gorilla beringei beringei) ditemukan di pegunungan perbatasan Uganda, Rwanda dan Republik Demokratik Kongo, dan di Taman Nasional Bwindi yang tak boleh dimasuki di Uganda. Perburuan, perusakan habitat, penyakit dan produksi arang telah menghancurkan habitat gorilla dan hanya meninggalkan sekitar 880 individu yang berjuang untuk bertahan hidup di alam liar.

Harimau Siberia

Harimau Siberia
Harimau siberia. Foto: Wikimedia common
Harimau siberia. Foto: Wikimedia common
Juga dikenal sebagai harimau amur, harimau siberia (Panthera tigris altaica) adalah kucing terbesar di dunia. Satwa ini diburu untuk digunakan sebagai bahan baku pengobatan tradisional China. Perburuan, pertambangan, kebakaran hutan, penegakan hukum yang buruk, kerusakan hutan dan pembalakan liar terus mengancam keberadaan spesies ini. Diperkirakan populasinya kini hanya tersisa sekitar 400 -500 individu di alam liar.
Harimau siberia. Foto: Wikimedia common
Harimau siberia. Foto: Wikimedia common
Juga dikenal sebagai harimau amur, harimau siberia (Panthera tigris altaica) adalah kucing terbesar di dunia. Satwa ini diburu untuk digunakan sebagai bahan baku pengobatan tradisional China. Perburuan, pertambangan, kebakaran hutan, penegakan hukum yang buruk, kerusakan hutan dan pembalakan liar terus mengancam keberadaan spesies ini. Diperkirakan populasinya kini hanya tersisa sekitar 400 -500 individu di alam liar.

Vaquita

Vaquita
Vaquita. Foto: Wikipedia common
Vaquita. Foto: Wikipedia common
Vaquita (Phocoena sinus) adalah salah satu satwa laut yang benar-benar berada ambang kepunahan dengan populasi kurang dari 100 individu yang tersisa di dunia. Inilah satwa paling laut paling langka.
Ditemukan di Teluk California, satu dari setiap lima vaquita terjerat dan tenggelam oleh pukat yang dilempar untuk menangkap spesies lain yang juga terancam punah, totoaba yang insangnya berharga sangat mahal, sekitar $4.000/pon.

Saola

) Saola
Foto saola yang diambil pada tahun 1993 dan dirilis oleh WWF. Foto ini menunjukkan satu dari dua Saola yang dapat ditangkap hidup-hidup di Vietnam Tengah, tapi keduanya sebulan kemudian mati di tempat penangkaran (Foto: WWF/AP).
Foto saola yang diambil pada tahun 1993 dan dirilis oleh WWF. Foto ini menunjukkan satu dari dua Saola yang dapat ditangkap hidup-hidup di Vietnam Tengah, tapi keduanya sebulan kemudian mati di tempat penangkaran. Foto: WWF/AP
Dikenal sebagai unicorn Asia, saola (Pseudoryx nghetinhensis) sangat jarang terlihat di alam liar, dan satwa ini tidak ada di penangkaran.  Populasi saola saat ini diperkirakan hanya tersisa dalam hitungan puluhan ekor saja. Saola terus diburu untuk memasok kebutuhan bahan baku  obat tradisional di Cina dan dijadikan konsumsi di Vietnam dan Laos. Hewan ini juga dibunuh untuk diambil tanduknya untuk hiasan rumah di kedua negara tersebut. Saola dalam Bahasa lokal berarti “hewan yang sopan” , sangat jinak pada manusia, sehingga sangat mudah diburu. Hilangnya habitat dan keragaman genetik yang terus berkurang juga mengancam spesies yang memang sudah diambang kepunahan ini.

Gorilla Dataran Rendah

Gorilla Dataran Rendah 
Gorilla dataran rendah. Foto: Greg Wood/AFP/Getty Images
Gorilla dataran rendah. Foto: Greg Wood/AFP/Getty Images
Meskipun berburu dan membunuh spesies ini adalah ilegal, gorilla dataran rendah (Gorilla gorilla gorilla) ini terus dibunuh untuk  diambil dagingnya  yang dianggap lezat, sementara bayi-bayi mereka ditangkap dan disimpan sebagai hewan peliharaan. Virus Ebola yang mematikan juga telah menghancurkan populasi kera liar ini. Di hutan Minkébé di Gabon saja, virus ini telah membunuh lebih dari 90 persen populasi gorilla dan simpanse di kawasan itu.